ZDN NEWS - Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, memperluas kerja sama strategisnya dengan perusahaan energi besar asal Amerika Serikat, Exxon Mobil, yang bertujuan untuk memperkuat inovasi pada teknologi kendaraan hybrid. Kemitraan ini resmi dituangkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman jangka panjang yang dilaksanakan pada akhir Januari 2026.
Dalam kesepakatan tersebut, kedua pihak sepakat untuk mengeksplorasi riset dan pengembangan produk yang disesuaikan serta kemungkinan kerja sama dalam pemanfaatan material baru dan bidang teknologi lainnya. Kolaborasi ini diduga akan membantu mempercepat pemajuan solusi hibrida yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Sebelumnya, pada tahun sebelumnya BYD dan Exxon Mobil sudah bekerja sama dengan meluncurkan oli mesin yang dirancang khusus untuk kendaraan plug-in hybrid (PHEV), sebagai salah satu wujud sinergi awal di sektor otomotif ramah lingkungan.
Dengan langkah ini, BYD diharapkan bisa semakin mengukuhkan posisinya dalam persaingan teknologi elektrifikasi kendaraan secara global, sementara Exxon Mobil memperluas perannya dalam pengembangan teknologi otomotif yang lebih bersih.